Sebanyak 8 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta ikuti Bimbingan teknis Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Pelatihan Auditor Mutu Internal.Acara yang difasilitasi P2SDM IPB ini di gelar di Kampus IPC Corporate University, Ciawi, Bogor.  Bimbingan teknis diselenggarakan selama satu minggu,11-16 Februari 2019. 

10 perguruan tinggi tersebut diantaranya adalah Universitas Sebelas Maret, IAIN Pontianak, UIN Walisongo Semarang, Universitas Negeri Surabaya, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, UMN Al Washliyah, Institut Bisnis Nusantara, Universitas Mercu Buana, Universitas Muslim Indonesia Makassar dan Universitas Mataram.

Narasumber acara, Dr.ir.Illah Sailah, MS, kepala lembaga layanan pendidikan tinggi wilayah lll  menyampaikan terkait SPMI Perguruan Tinggi,

Visi perguruan tinggi harus tercermin dari apa yang akan dilakukan. Semakin banyak standar semakin akan dijaga. Mulai dari rekrutmen dosen harus jelas betul. semakin standar rinci semakin terjaga kualitasnya. 

Tidak akan tercipta budaya mutu Ketika sebuah perguruan tinggi tidak memiliki standar atau menyusun standar, setelah itu bagaimana menyelenggarakannya juga harus ada bagaimana melaksanakannya. Standar sudah tercapai bagaimana meningkatkannya. 

Ia menyampaikan  PT di Amerika di era 4.0 ini diprediksi 50 persen perguruan tinggi akan tutup. Karena sistem pendidikan disana semua digantikan dengan Artificial Intelegency. Untuk itu di  indonesia, harus tetep ada tatap muka untuk membangun karakter. Sehingga diharapkan Kedepan mahasiswa dichallange imaginasi, mengasah otak kanan, meningkatkan aktifitas seni olahraga, hal tersebut dilakukan untuk membangun teamworks. 

Selain itu, Dr.Ilah menambahkan terkait mutu penting juga untuk mengajak dan melibatkan  Stakeholder  ke dalam, meramu kurikulum. Terkait lulusan ia menyampaikan,  IPK bukan lagi sesuatu yang diperhitungkan, ucapnya.  Di salah satu bank nasional saat ini dalam rekruitmen tidak lagi memakai ipk berapa,? Perguruan tinggi apa ? yang di lihat media sosial seperti Instagram, facebook. 

Kepala Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia (P2SDM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat IPB, Dr. Amirrudin Saleh ketika membuka acara menyampaikan sesuai amanat Kemenristekdikti Perguruan Tinggi agar  bercita-cita menjadi PT rangking dunia, dengan program Tridarma, salah satunya Penelitian dengan Publikasi Terindeks.  penekanan, agar Pendidikan berorientasi konten dengan metode & teknik pembelajaran berfokus pada kebutuhan bangsa.

Selain itu Perguruan Tinggi dapat memantapkan indikator outcome untuk kemandirian bangsa, kemandirian pangan, kemandirian ekonomi, kemandirian teknologi dan kemandirian pertahanan. Sistem pendidikan perlu mengarahkan sumber daya-nya untuk bersinergi dengan industri, dengan target peningkatan produktivitas, efisiensi dan inovasi.

Diharapkan Perguruan Tinggi menghasilkan lulusan- lulusan bermutu berorientasi problem solving pada masalah bangsa dan
dunia kerja. Kita berharap Perguruan Tinggi tidak dicap penghasil. begitu banyak pengangguran terdidik, dan kita menjadi konsumen teknologi, jauh dari kemandirian selamanya, ucapnya.

Bagikan berita ini:
Facebook
Twitter
YouTube
Instagram