Observation Study Tour Posdaya ke-69

Pusat Pengempangan Sumberdaya Manusia (P2SDM) LPPM IPB, bekerjasama dengan Yayasan Damandiri dan Haryono Center kembali menggelar Observation Studi Tour  Posdaya yang ke 69. Salah satu lokasi OST ke 69 adalah Posdaya Kenanga.

Posdaya Kenanga, terdapat di Kelurahan Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Bogor. Sejak didirikan pada tahun 2010, Posdaya Kenanga menjadi rujukan atau tempat pelatihan posdaya baik dari kabupaten atau kota. Karena banyaknya prestasi yang berhasil diraih, keberadaan Posdaya Kenanga menarik perhatian beberapa perguruan tinggi di Jepang. Hal ini disampaikan Sulikan, Kepala Posdaya Kenanga di hadapan  puluhan peserta Observation Study Tour (OST) di Posdaya Kenanga Situ Gede (22/10). Rombongan OST berjumlah 100 orang yang berasal dari STP Perikanan Bogor, Untag Surabaya, STAI Muara Bungo Jambi, Universitas Alkhaerat Palu, dan Unmuh Ternate. Posdaya yang dikunjungi adalah Posdaya Sejahtera Bubulak, Posdaya Kenanga Situ Gede, dan Posdaya Al Barokah, Desa Bantarjaya Kab. Bogor.

“Februari 2015 akan datang 15 mahasiswa dari Jepang. Mereka akan melakukan kegiatan semacam Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Posdaya Kenanga. Salah satu kegiatan yang saya usulkan adalah pengelolaan sampah dan lingkungan,” ujar Sulikan. “Kendala awal saat membangun posdaya justru datang dari masyarakat. Kebanyakan masyarakat belum mengerti dan memahami tujuan didirikannya posdaya. Setelah mendapatkan informasi yang jelas melalui lokakarya dan penjelasan dari IPB, akhinya masyarakat mulai paham,” tambahnya. Sulikan mengisahkan awalnya mereka hanya diberi modal dasar sebesar 800 ribu rupiah. Dengan kemauan dan keikhlasan serta memegang motto bahwa uang itu akan datang apabila kita sudah memberikan prestasi, Sulikan dan kader posdaya lainnya berhasil meningkatkan kesejahteraan warga Situ Gede melalui Posdaya. Salah satu prestasi di bidang ekonomi adalah adanya Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Syariah dan Koperasi Tabur Puja. “LKM Syariah untuk masyarakat, pinjam 200 ribu kembali 200 ribu. Untuk koperasi kami ambil jasa 1.5 persen. Dan yang digulirkan sudah mencapai 450 juta untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia (P2SDM) IPB, Dr. Puji Mulyono mengatakan, “Selaku pembina posdaya P2SDM IPB, kami berharap prestasi ini bisa direplikasi oleh peserta OST. Melalui Yayasan Damandiri, IPB menjadi koordinator wilayah bagi 10 perguruan tinggi mitra dalam pengembangan posdaya.” “Dalam posdaya pada intinya adalah pengembangan sistem gotong royong di masyarakat yang didampingi perguruan tinggi. Pendampingan IPB dilakukan di setiap kegiatan. Setiap kegiatan selalu ada sentuhan kepakaran dari dosen IPB,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


− six = 3

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>