Tag Archives: Lingkar Kampus

Pendampingan Program Taburpuja di Posdaya Lingkar Kampus IPBAssistance Program in Posdaya Taburpuja IPB Campus Ring

ASSISTANCE PROGRAM TABURPUJA RING ON CAMPUS IPB POSDAYA

By Warcito

The launch program of savings and credit prosperous purse (TABURPUJA) unsecured loans began in July 2011 conducted by the Cooperative sudara Indra (Sub). The idea was initiated by Prof. Taburpuja. Dr.. Haryono Suyono Foundation Chairman Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri). Participants Taburpuja each household received unsecured loans with a flat rate of 18% per year is Rp. 2 million as additional business capital. Returns the interest rate of 2% for each group is given by the Cooperative sudara Posdaya Indra, with the aim that can be collected as as the bailout. Businesses that are members of this group Posdaya well developed as seen from NPLnya 0 (no late pays). Advantages of joint responsibility, which no bailouts of groups that can be used to cover the first installment of a member who may be a little difficult to meet due dates. As an illustration, the program Taburpuja in Bogor has been conducted on five (5) Posdaya, namely Posdaya Together (village Lightning), Posdaya Hope Forward (village Sukadamai), Posdaya Gugahsari (Village Margajaya), Posdaya Welfare (Village Bubulak) and Posdaya Kenanga (Village Situgede). Realization of loans per January 8, 2014, the Joint Posdaya Lightning village district. DRAMAGA Rp 500.8 million (scroll 1 2 and 3), Posdaya Hope Forward Sukadami village district. DRAMAGA Rp 724 million (scroll 1 2 and 3), Posdaya Gugahsari Ex. Margajaya West Bogor Rp. 351,000,000 (scroll 1 and 2), Posdaya Prosperous Ex. Bubulak West Bogor Rp. 204,000,000 (scroll 1 and 2) and Posdaya Situgede Boxwood Village West Bogor Rp. 358 million (scroll 1 and 2).

PENDAMPINGAN PROGRAM TABURPUJA DI POSDAYA LINGKAR KAMPUS IPB

Oleh Warcito

Peluncuran Program tabungan dan kredit pundi sejahtera (TABURPUJA) kredit tanpa agunan dimulai sejak bulan Juli 2011 yang dilakukan oleh Koperasi Sudara Indra (Sudin). Gagasan Taburpuja diinisiasi oleh Prof. Dr. Haryono Suyono Ketua Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri). Peserta Taburpuja masing-masing KK mendapat pinjaman tanpa agunan dengan bunga flat 18% pertahun sebesar Rp. 2 juta sebagai tambahan permodalan usaha. Pengembalian suku bunga 2% kepada masing-masing kelompok Posdaya diberikan oleh Koperasi Sudara Indra, dengan tujuan agar dapat dikumpulkan sebagai sebagai dana talangan tersebut. Usaha yang tergabung dalam kelompok Posdaya ini berkembang baik hal ini terlihat dari NPLnya 0 (Tidak ada yang terlambat membayar). Keuntungan dari sistem tanggung renteng, dimana ada dana talangan dari kelompok yang dapat dipakai untuk menutupi dulu cicilan dari anggota yang mungkin agak kesulitan memenuhi tanggal jatuh tempo. Sebagai ilustrasi, program Taburpuja di Bogor telah dilaksankan pada lima (5) posdaya, yaitu posdaya Bersama (desa Petir), Posdaya Harapan Maju (desa Sukadamai), Posdaya Gugahsari (Kelurahan Margajaya), Posdaya Sejahtera (Kelurahan Bubulak) dan Posdaya Kenanga (Kelurahan Situgede). Realisasi pinjaman per 8 Januari 2014, Posdaya Bersama desa Petir kec. Dramaga Rp 500.800.000 (guliran 1 2 dan 3), Posdaya Harapan Maju desa Sukadami Kec. Dramaga Rp 724.000.000 (guliran 1 2 dan 3), Posdaya Gugahsari Kel. Margajaya Bogor Barat Rp. 351.000.000 (guliran 1 dan 2), Posdaya Sejahtera Kel. Bubulak Bogor Barat Rp. 204.000.000 (guliran 1 dan 2) dan Posdaya Kenanga Kelurahan Situgede Bogor Barat Rp. 358.000.000 (guliran 1 dan 2).