Tag Archives: CHRD

Laporan P2SDM Tahun 2013P2SDM report in 2013

PENDAHULUAN

Keberadaan  Posdaya di Nusantara yang diawali pembentukannya oleh IPB dan Yayasan Damandiri pertama kali di Desa Girimulya Bogor pada tahun 2007, saat ini telah bertumbuh pada  angka yang fantastis, hampir 30.000 Posdaya. Fenomena ini semakin mengejutkan ketika diketahui bahwa penumbuhan Posdaya adalah berpola bottom-up, sukarela dan swadaya. Program KKN Tematik Posdaya memang berperan signifikan dalam penumbuhan jumlah Posdaya, namun dalam pelaksanaannya tetap menghindari pola top-down atau pola proyek dan instruktif. Oleh karena itu, semangat masyarakat yang terbangun untuk menghidupkan kebersamaan, kegotong royongan dan kepedulian untuk membangun keluarga-keluarga di wilayah mereka perlu didukung oleh pihak-pihak berkompeten baik secara moril maupun materil.
Perguruan tinggi adalah salah satu komponen yang mempunyai peran dalam mendorong, mendukung dan mendampingi masyarakat dalam upaya pembangunan keluarga dan pengolahan berbagai potensi wilayah mereka. P2SDM LPPM IPB dalam tahun 2013 telah mengimplementasikan  beragam upaya nyata untuk peningkatan dimensi kuantitas dan dimensi kualitas Posdaya. Tidak hanya itu, upaya advokasi untuk pengembangan networking pemberdayaan masyarakat juga berhasil dilakukan dengan mengajak mitra-mitra baru dari berbagai kalangan untuk aktif berkolaborasi dalam pemberdayaan masyarakat melalui Posdaya.

INTRODUCTION

Posdaya existence in the archipelago that preceded its formation by the IPB and the Foundation for the first time in the village Damandiri Girimulya Bogor in 2007 , is now growing at a fantastic rate , nearly 30,000 Posdaya . This phenomenon is more surprising when it is known that the growth Posdaya is patterned bottom-up , voluntary and self-help . Thematic learning programs Posdaya indeed play a significant role in the growing number of Posdaya , but in practice still avoid the top-down pattern or patterns and instructive project . Therefore , the spirit of community that is built to turn togetherness , kegotong of mutual concern and to establish families in the areas they need to be supported by competent parties , both morally and materially.

The college is one of the components that have a role in encouraging , supporting and assisting the community in an effort to family development and processing of the various areas of their potential . P2SDM LPPM IPB in 2013 have implemented diverse real effort to increase the quantity and quality dimensions dimensions Posdaya . Not only that , advocacy efforts for the development of networking empowerment also successfully carried out by inviting new partners from all walks of life to actively collaborate in community empowerment through Posdaya.

IbM Kelompok Usaha Kripik Ubi Jalar Di Desa Petir Kecamatan Dramaga Dan Desa Cihideung Ilir Kecamatan Ciampea Kabupaten BogorIbM Sweet Potato Chips Business Group in the Petir Village, Dramaga, and Cihideung Ilir Village, Ciampea, Bogor Regency

Artikel Ilmiah Kripik Ubi jalar

Artikel Ilmiah Kripik Ubi jalar

Permasalahan yang dihadapi pengusaha kripik ubi jalar adalah keterbatasan kemampuan pengusaha baik pada aspek teknis maupun manajemen. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengusaha dan mutu produk kripik ubi jalar di Desa Petir, Kecamatan Darmaga dan Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.  Metode kegiatan meliputi analisa permasalahan kelompok, pelatihan dan pendampingan. Pelatihan dapat meningkatkan kemampuan pengusaha, dilihat dari hasil post test peserta sebesar 44.0, meningkat dari pre test sebesar 35.8. Kemasan telah diperbaiki menjadi kemasan cetak sehingga lebih menarik. Dari segi pengurusan ijin PIRT, saat ini semua tahap proses perijinan telah dilalui, sedang menunggu keluarnya nomor PIRT.  Penjualan meningkat dari 10 bungkus (250 gram/bungkus) per minggu, meningkat menjadi 100 bungkus per minggu.

Sweet potato chips Scientific Articles

Sweet potato chips Scientific Articles

Problems faced by entrepreneurs sweet potato chips, is the limited ability of employers in both the technical and management aspects. This activity aims to enhance the ability of entrepreneurs and product quality sweet potato chips in the Petir Village, Darmaga, and Cihideung Ilir Village, Ciampea, Bogor Regency. The method includes the analysis of problems of group activities, training and mentoring. Training can improve the ability of entrepreneurs, judging from the results of post-test participants were 44.0, increased from pre test were 35.8.  Packaging has been improved to be printed packaging so it looks more attractive. Currently, all stages of the permitting process have been passed, just waiting for the PIRT number. Sales increased from 10 packs (250 grams / pack) per week, increasing to 100 packs per week.

Kelompok Usaha Keripik Ubi JalarSweet Potato Chips Business Group

kripikubijalarUbi jalar merupakan salah satu jenis makanan yang dapat mendukung program peningkatan gizi masyarakat .
beta – karoten dan vitamin A konten yang tinggi, mengandung banyak karbohidrat (75-90 persen), yang terdiri dari pati (berat kering 60-80 persen), gula (4-30 persen berat kering), selulosa, hemiselulosa, dan pektin (Sarwono , 2005).
Upaya diversifikasi pangan sangat penting untuk mengatasi masalah ketergantungan pada satu makanan pokok. Misalnya, pengolahan serealia dan umbi-umbian menjadi bentuk yang berbeda yang telah diawetkan rasa penyimpanan khas dan tahan lama . Diproses dalam bentuk tepung, singkong, fermentasi, keripik dan banyak lagi. Hal ini sesuai dengan program pemerintah khususnya dalam mengatasi kebutuhan pangan, terutama non – beras .

kripikubijalarSweet potato is one of the types of foods that can support improved community nutrition program. Beta-carotene and vitamin A content is high, contains a lot of carbohydrates (75-90 percent), which consists of starch (60-80 per cent dry weight), sugar (4-30 percent dry weight), cellulose, hemicellulose, and pectin (Sarwono, 2005).

Food diversification effort is essential in order to overcome the problem of dependence on one staple food. For example, the processing of cereals and tubers into different forms that have preserved a sense of distinctive and durable storage. Is processed in the form of flour, cassava, fermented, chips and more. This is consistent with the government’s program in particular in addressing the needs of food, especially non-rice.

Dr. Ir. Pudji Muljono, M.SiDr. Ir. Pudji Muljono, M.Si

Dr. Ir. Pudji Muljono, M.Si

Dr. Ir. Pudji Muljono, M.Si

Web: http://pudjim.staff.ipb.ac.id

Dr. Ir. Pudji Muljono, M.Si

Dr. Ir. Pudji Muljono, M.Si

Web: http://pudjim.staff.ipb.ac.id

Feryanto Wiliam K., SPFeryanto Wiliam K., SP

Feryanto W. Karo-Karo lahir pada tanggal 5 Januari 1984 di Kotamadya Pematang Siantar-Sumatera Utara. Staf Pengajar Departemen Agribisnis FEM IPB. Beberapa matakuliah yang diasuh dengan tim pengajar yang lain diantaranya adalah: Koperasi Kelembagaan Agribisnis, Pembiayaan Agribisnis, Studi Kelayakan Bisnis, Strategi Kebijakan Bisnis, Dasar-dasar Bisnis, Risiko bisnis, dan Peramalan Bisnis. Pada saat ini dengan Ir. Lukman M. Baga serta tim lainnya sedang merampungkan buku yang berjudul “Koperasi dan Kelembagaan Agribisnis”. M.Si diselesaikan di program mayor Ilmu Ekonomi Pertanian IPB dengan konsentrasi Pembangunan dan Kebijakan Pertanian.

Web/Blog: http://feryanto.wk.staff.ipb.ac.id

Feryanto W. Karo-Karo was born on January 5, 1984 in the Municipality of North Sumatra Siantar. Lecturer in the Department of Agribusiness FEM IPB. Some subjects are brought up with the other teaching team include: Cooperative Institutional Agribusiness, Agribusiness Financing, Business Feasibility Study, Strategy Business Policy, Business Basics, Business Risk and Business Forecasting. At this time with Ir. Lukman M. Baga and the other team is completing a book entitled “Cooperative and Institutional Agribusiness”. M.Si major program completed in Agricultural Economics with a concentration IPB Development and Agricultural Policy.

Web/Blog: http://feryanto.wk.staff.ipb.ac.id